Ngobrolin Buku Sendiri Dulu: Tentang kesendirian, jeda, dan pilihan
![]() |
| Sabtu, 24 Januari 2026 |
Tahu tidak alasan kenapa ada orang yang memilih untuk Sendiri Dulu?
Salah satu kutipan pada buku Sendiri Dulu karya Nurmumtaz Sekar ialah "Setidaknya selama hidupmu, kamu pernah merasa begitu puas menikmati kesendirian." Seolah mengungkapkan sesuatu bahwa bukan karena keadaan atau nasib. Kadang, seseorang memilih sendiri karena ia benar-benar ingin menikmati kesendiriannya dulu sampai batas yang telah ditentukan.
Ha? Kenapa begitu?
Melalui diskusi buku di Ruang Coffe, Situbondo yaitu event dari Komunitas Puisi Jemari tepat malam minggu dengan mengundang 11 komunitas, setelah pembacaan puisi, barulah obrolan tentang buku Sendiri Dulu disampaikan oleh penulisnya. Ya, penulisnya saya sendiri, hehe.
![]() |
| Beginilah bukunya |
Pada awalnya saya mengungkapkan tentang bagaimana proses buku ini sampai tahap terbit di mana di tahun 2023 saya mengikuti kelas menulis quotes selama 30 hari hingga tahap proses menjadi buku. Tentu tema yang diajukan berdasarkan pilihan pribadi penulis. Dan karena suatu alasan yang mendasari jika penulisnya sedari dulu sendiri, jadi akhirnya saya memilih tema tentang kesendirian. "Masa sih kesendirian ini tidak dibukukan? hehe."
![]() |
| Instagram @jemari.rasaa |
Mengapa judulnya Sendiri Dulu?
Ini ada alasan yang mendasari jika judul itu mengarah pada seseorang yang memilih sendiri tapi benar-benar sendiri tanpa melibatkan percintaan terlebih dahulu.
Bagi penulisnya buku ini seperti penegasan bagi diri sendiri bahwa bagaimanapun pilihan untuk Sendiri Dulu adalah sebuah keputusan untuk memberi jeda pada dirinya terkait asmara agar lebih fokus hal lain dulu sampai, sampai apa ya? hehe.
Namun, buku kumpulan quotes ini bukan hanya berbicara tentang kesendirian dari penulisnya, tetapi juga melalui observasi dari lingkungan yang mengetahui jika terkadang orang masih sendiri karena pernah terluka di masa lalu, membuat mereka akhirnya memilih untuk sendiri sampai pulih dulu, baru menjalin hubungan jika sudah waktunya. Lalu ada pula yang sendiri karena nasib. Sendiri karena hatinya hanya ingin dimiliki oleh satu orang saja. Dan lain-lain, yang akhirnya ini diungkapkan menjadi kumpulan quotes. Hebat juga ya penulisnya!
Buku Sendiri Dulu mewakili perasaan orang-orang yang memilih sendiri karena melalui blurb pada buku yaitu "Akan ada saat di mana seseorang memilih sendiri. Ia yang memiliki prinsip di dalam hidupnya dengan mengesampingkan urusan asmara dulu. Menunggu saat yang tepat untuk menjalin asmara. Dan tiap orang pasti punya alasan mengapa mereka lebih memilih Sendiri Dulu."
Asekk!!!
Diskusi buku ini membuat saya merasa memiliki kesempatan untuk menyampaikan perihal isinya, bahwa Sendiri tak perlu diratapi, kadang itu bisa jadi cara kita untuk lebih fokus terhadap diri sendiri, sampai nantinya dipertemukan dengan orang yang tepat, hehe.
![]() |
| Instagram @jemari.rasaa |
Saya juga mengucapkan rasa terima kasih kepada komunitas Jemari di mana saya juga tergabung di dalamnya yang telah memberi wadah bagi saya dan buku, lalu teman-teman komunitas, dan orang lain yang turut hadir. Terima kasih, ya.. Jadi semangat nih menulis buku lagi, hehe.
Akhir penutup, bagi yang masih sendiri, semoga masih sendiri, eh.. semoga setelah melalui kesendirian yang panjang ini, akan dipertemukan dengan orang yang tepat💖






Komentar
Posting Komentar