Selesaikan satu per satu

Sumber Pinterest


Semakin berjalannya waktu, ada hal-hal yang mulai kita alami-sampai membuat kita berpikir bahwa ternyata kita sudah di posisi itu ya?!

Beranjak Dewasa.
Seperti dijelaskan dalam buku karya Agoes Dariyo (2003) berjudul Psikologi Perkembangan Dewasa Muda, masa ini merupakan transisi penting bagi individu sebab peran dan tanggung jawab akan semakin bertambah banyak pula. Tidak lagi bergantung secara ekonomis, dan psikologis kepada orang tua, serta individu harus mempu menyelesaikan setiap tugas atau masalah secara mandiri. Meskipun, masa peralihan sewaktu-waktu dapat menimbulkan rasa stress berkepanjangan.

Terasa berat? Iya.. Capek? Oh, tentu.. Menyerah? Tidak boleh.. Kan namanya juga tumbuh.

So, what can we do? 

Ketika merasa bahwa hal-hal di luar tanggung jawab kita mulai jadi beban dan melelahkan, istirahat dulu. Lalu mulai..

Selesaikan satu per satu.

But, bagaimana caranya supaya kita bisa menyelesaikan semua itu tanpa harus merasa terbebani?

Ada beberapa cara efektif yang bisa dilakukan. 

Menurut para ahli. Eits! Menurut saya pribadi. Hal pertama ialah ketika tugas kuliah, pekerjaan, maupun organisasi secara bersamaan harus kita selesaikan, maka saya akan memilah mana yang more important or less important, but semuanya kan important?

Iya, sih! Hehe..

I mean, saya akan memilah dan menjadwalkan kapan saya harus menyelesaikan itu semua. Usually, saya selalu melihat mana tugas yang dekat dengan deadline dan mana yang masih jauh dari deadline. Dan usahakan fokus mengerjakan satu tugas hingga selesai.

"Bagaimana, jika saya lupa harus menyelesaikan tugas?"

Caranya adalah dengan membuat notes atau pun menuliskan setiap rincian tugas itu yang dekat dengan jangkauan mata kita. Paling mudah adalah menuliskan di chat pribadi.

This is an example

Mungkin beberapa orang juga melakukan hal sama seperti di atas, namun jika kurang efektif untuk menyelesaikan tugas-tugas, maka setel alarm sesuai deadline tugas.

Tentukan prioritas. Lihat deadline. Kerjakan. Fokus. Selesaikan.
Tentukan prioritas. Lihat deadline. Kerjakan. Fokus. Selesaikan.
Tentukan prioritas. Lihat deadline. Kerjakan. Fokus. Selesaikan.

Cara di atas adalah cara efektif bagi saya untuk menyelesaikan satu per satu yang terasa beban jika seringkali ditunda. Sebab jika kita menunda apa yang seharusnya diselesaikan, maka semakin menumpuk, dan menimbulkan rasa stress karena tidak selesai.

Jadi, selesaikan satu per satu dulu. Istirahat jika sudah dirasa lelah dan lanjutkan jika dirasa perlu diselesaikan segera. Jangan malah lari dari tanggung jawab! Bukan jadi selesai, malah jadi beban.

Masa sih, mau stress gara-gara suka menunda? Hehe

Ini pengingat untuk diri sendiri juga sih yang kadang juga suka menunda, jadi ya membuat jadwal dan menyelesaikan sebelum deadline adalah cara efektif supaya tugas selesai dan saya bisa menikmati masa-masa kanak-kanak ini! Eits! Tapi, kan saya sudah beranjak dewasa?!

Ah, cepat sekali! Maunya main!



References:

Dariyo, Agoes. (2003). Psikologi perkembangan dewasa muda. Jakarta: Gramedia Pustaka. 



 

Komentar

Postingan Populer